WhatsApp Icon
Kapolres Bima Kota dan BAZNAS Perkuat Sinergi, Dorong Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Kesejahteraan Masyarakat

 

Baznas kota Bima, – Komitmen memperkuat sinergi dalam bidang kemanusiaan dan pemberdayaan umat terus dibangun. Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M. menerima kunjungan silaturahmi Ketua BAZNAS Kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I. bersama jajaran di Ruang Kerja Kapolres Bima Kota, Rabu (9/7/2026).

 

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Polres Bima Kota dan BAZNAS Kota Bima.

 

Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta upaya mengoptimalkan pengumpulan dan pendayagunaan dana umat secara transparan, amanah, dan tepat sasaran guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

 

Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto Banu Kristanto, menyambut baik inisiatif BAZNAS Kota Bima dalam membangun kolaborasi dengan institusi kepolisian. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif.

 

"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Bima. Sinergi antara kepolisian dan lembaga zakat sangat penting agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial," ujar Kapolres.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I. melalui Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Bima, Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan Kapolres Bima Kota beserta jajaran.

 

Menurutnya, dukungan dari institusi kepolisian akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat maupun menyalurkan infak dan sedekah melalui BAZNAS.

 

"Kehadiran dan dukungan dari Polres Bima Kota menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus terjalin sehingga bersama-sama dapat mewujudkan masyarakat Kota Bima yang mandiri, sejahtera, dan memiliki semangat berbagi," ungkap Rangga.

 

Pada kesempatan yang sama, Ustaz Mahfud, S.Pd.I., MM.Inov. menyampaikan bahwa Polres Bima Kota selama ini secara konsisten menyalurkan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Bima.

 

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan, terutama dalam optimalisasi penghimpunan dana infak dan sedekah di lingkungan Polres Bima Kota mulai tahun ini.

 

"Alhamdulillah, dari tahun ke tahun Polres Bima Kota selalu mempercayakan penyaluran zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Bima. Mudah-mudahan tahun ini juga dapat dimulai optimalisasi pengumpulan dana infak dan sedekah sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ujarnya.

 

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dan menyusun berbagai program kolaboratif yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan umat, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di Kota Bima.

 

Sinergi antara Polres Bima Kota dan BAZNAS Kota Bima diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih optimal sekaligus mendorong budaya berbagi demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. (Red)

12/07/2026 | Kontributor: Rangga Iskandar Julkarnain dan agus
Jumat Berkah BAZNAS Kota Bima dan Bank Dinar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Ajak Masyarakat Perkuat Zakat, Infak, dan Sedekah

 

 

Kota Bima, TM – Program Jumat Berkah yang digelar BAZNAS Kota Bima bekerja sama dengan Bank Dinar kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrahman Kodo 1, Jumat, dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Rumah Sehat BAZNAS Kota Bima.

 

Puluhan warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma yang disediakan sebagai bagian dari program sosial BAZNAS dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bima Bidang Pengumpulan, Ust. Mahfud, S.Pd.I., M.K. Inov, yang juga bertindak sebagai khatib Salat Jumat di Masjid Baiturrahman Kodo 1, mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

 

Ia menegaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan riil, termasuk pelayanan kesehatan.

 

Kepala Bank Dinar, Nurcani, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mendukung pendistribusian layanan skrining kesehatan gratis kepada masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS Kota Bima, Bank Dinar, dan Rumah Sehat BAZNAS menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan pelayanan sosial yang bermanfaat.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bima, H. A. Latif, S.Pd.i, melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, mengatakan bahwa program Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

 

"Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi solusi dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan kemanusiaan. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan manfaatnya semakin luas," ujarnya.

 

Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Dinar, terus diperkuat sehingga semakin banyak program kemaslahatan yang dapat diwujudkan untuk masyarakat Kota Bima.

 

Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, BAZNAS Kota Bima kembali menegaskan bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu menghadirkan manfaat nyata dan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Red)

04/07/2026 | Kontributor: Rangga Iskandar Julkarnain dan agus
BAZNAS Kota Bima Kembali Raih Opini WTP 2025, Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

 

Kota Bima, TM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit laporan keuangan tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.

 

Keberhasilan ini diperoleh setelah laporan keuangan BAZNAS Kota Bima diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Khairunnas, yang memiliki izin resmi dengan nomor 1285/KM.1/2016.

 

Predikat WTP merupakan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan, yang menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua aspek material, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

 

Ketua BAZNAS Kota Bima, H. A. Latif, S.Pd.I, melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari para muzaki, mitra kerja, hingga masyarakat penerima manfaat (mustahik).

 

“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja bersama dan bentuk kepercayaan publik kepada BAZNAS. Kami akan terus menjaga amanah ini dengan meningkatkan profesionalisme dan transparansi,” ujarnya.

 

BAZNAS Kota Bima juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program zakat, infak, dan sedekah.

 

Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dana umat, memperluas jangkauan distribusi, serta menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Dengan raihan opini WTP ini, BAZNAS Kota Bima semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga terpercaya dalam pengelolaan zakat di daerah, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. (Red)

23/06/2026 | Kontributor: Rangga Iskandar Julkarnain dan agus
BNI Cabang Bima Siap Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS Bersama BAZNAS Kota Bima

 

KOTA BIMA-Komitmen memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Bima terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Bima yang menyatakan kesiapannya bersinergi dengan BAZNAS Kota Bima dalam membumikan budaya berzakat di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan perbankan dan dunia usaha.

 

Ketua BAZNAS Kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I, melalui Kepala Pelaksana Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan bahwa sinergi dengan lembaga perbankan merupakan langkah strategis untuk memperluas penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah yang nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

 

BAZNAS Kota Bima terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, hingga komunitas masyarakat agar pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan berdampak luas.

 

“BNI merupakan salah satu mitra strategis yang memiliki jaringan luas dan sumber daya yang kuat. Dukungan dari BNI tentu menjadi energi baru bagi BAZNAS untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, zakat bukan hanya ibadah yang berdimensi spiritual, tetapi juga instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan sosial, serta membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan.

 

Dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kota Bima selama ini telah disalurkan melalui berbagai program, terutama di bidang ekonomi. 

 

“Kami berharap semakin banyak pihak yang bergabung bersama BAZNAS sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Kepercayaan publik menjadi modal utama yang terus kami jaga melalui tata kelola yang akuntabel dan transparan,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bima, Ustaz Mahfud, S.Pd.I., MM. Inov, menilai sinergi dengan sektor perbankan merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem zakat yang modern dan berkelanjutan.

 

Menurutnya, potensi zakat di Kota Bima masih sangat besar dan perlu dioptimalkan melalui kerja sama lintas sektor.

 

“Gerakan membumikan zakat bukan hanya menjadi tugas BAZNAS, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ketika semakin banyak lembaga yang berpartisipasi, maka semakin besar pula manfaat yang akan diterima oleh para mustahik,” ujarnya.

 

Ia berharap kolaborasi dengan BNI dapat menjadi contoh bagi lembaga keuangan maupun perusahaan lainnya untuk bersama-sama menguatkan gerakan zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat.

 

Di sisi lain, Pimpinan BNI Cabang Bima, Sandra Meilita Kinanggi, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung program-program BAZNAS Kota Bima.

 

Menurut Sandra, BNI tidak hanya berorientasi pada pelayanan perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan program zakat, infak, dan sedekah.

 

“Kami menyambut baik sinergi ini. BNI siap mendukung upaya BAZNAS Kota Bima dalam membumikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari komitmen kami terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan,” ungkapnya.

 

Ia mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pegawai dalam menyalurkan zakat dan infaknya melalui lembaga yang resmi, terpercaya, dan memiliki sistem pengelolaan yang profesional.

 

“Semoga kolaborasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS sehingga manfaatnya semakin besar bagi warga Kota Bima yang membutuhkan. Kami siap menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini,” tutup Sandra.

19/06/2026 | Kontributor: Dayat dan Rangga Iskandar Julkarnain
BAZNAS Kota Bima Salurkan Bantuan Produktif untuk 135 Penerima, Diperkuat Koperasi Syariah “Amanah Sejahtera kemitraan”

 

 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus memperkuat peran dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendistribusian bantuan produktif kepada 135 penerima manfaat, yang terdiri dari program Z-RUP, Z-KIOS, dan UMKM Binaan.

 

Ketua Baznas kota Bima, Baznas kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan.

 

“Pendistribusian ini menyasar 30 penerima Z-RUP, 58 penerima Z-KIOS, dan 47 pelaku UMKM binaan. Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu mengelola usaha secara produktif dan berkesinambungan,” ujarnya.

 

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bima, Ust. Sudirman H. Makka, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan.

 

“Pendistribusian ini menyasar 30 penerima Z-RUP, 58 penerima Z-KIOS, dan 47 pelaku UMKM binaan. Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu mengelola usaha secara produktif dan berkesinambungan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Ust. Sudirman mengungkapkan bahwa tahun ini BAZNAS Kota Bima juga menghadirkan inovasi baru berupa pembentukan koperasi syariah “Amanah Sejahtera kemitraan”. Seluruh penerima bantuan produktif secara otomatis menjadi anggota koperasi tersebut.

 

“Koperasi ini kami hadirkan sebagai solusi jangka panjang. Tujuannya untuk membantu pelaku UMKM dalam mendapatkan tambahan modal berbasis syariah sekaligus memutus praktik rentenir yang selama ini memberatkan masyarakat kecil,” tegasnya.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad, MA, memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan BAZNAS Kota Bima dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.

 

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi sudah mengarah pada penguatan ekonomi produktif yang berkelanjutan.

 

“Apa yang dilakukan BAZNAS Kota Bima ini patut menjadi contoh. Dengan mengintegrasikan bantuan produktif dan koperasi syariah, maka ekosistem ekonomi umat bisa dibangun secara lebih kuat dan mandiri,” ungkapnya.

 

Dukungan juga datang dari Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, yang menilai program tersebut sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

 

“Program ini sangat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha secara mandiri. Kehadiran koperasi syariah juga menjadi langkah tepat untuk memberikan akses permodalan yang sehat dan bebas dari praktik rentenir,” ujarnya.

 

Ia juga berharap agar program ini terus diperluas dan disertai dengan pendampingan berkelanjutan, sehingga para penerima manfaat benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan dan naik kelas secara ekonomi.

 

Dengan langkah ini, BAZNAS Kota Bima diharapkan mampu menciptakan transformasi nyata dari mustahik menjadi muzaki, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai syariah.(Red)

 

Ini gambaran Berita yang akan dinaikan besok. Sudah semua, ada keterangan wali Kota Juga

15/06/2026 | Kontributor: Rangga Iskandar Julkarnain dan Agus

Berita Terbaru

Laporan kinerja Baznas kota Bima Tiga bulan masa kerja Tahun 2025
Laporan kinerja Baznas kota Bima Tiga bulan masa kerja Tahun 2025
Baznas Kota Bima – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima, di bawah kepemimpinan Ketua H. A. Latif M. Saleh, S.Pdi, menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah senilai Rp1,7 miliar pada triwulan ketiga tahun 2025. Dana tersebut didistribusikan melalui berbagai program yang menyasar sektor kesehatan, ekonomi, dan perumahan, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Bima. Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (10 Desember 2025), H. A. Latif M. Saleh, S.Pdi, menjelaskan bahwa penyaluran dana zakat ini merupakan wujud nyata dari peran BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dalam mengelola dan mendistribusikan dana zakat dari masyarakat. "Kami berupaya untuk memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang kami salurkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi penerima manfaat. Kami tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga fokus pada program-program pemberdayaan yang berkelanjutan," ujarnya. Fokus Program dan Dampak: - Kesehatan: Bantuan disalurkan untuk mendukung program penanggulangan penyakit menular seperti TB, KUSTA, dan HIV, serta memberikan tali asih kepada tenaga kesehatan honorer. - Ekonomi: Bantuan modal usaha diberikan kepada pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka, serta bantuan Zakat Rombong Usaha Produktif untuk meningkatkan produktivitas usaha mikro. - Perumahan: Pembangunan Rumah Layak Huni (MAHYANI) dilakukan untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi keluarga kurang mampu. Rincian Distribusi Dana: - Bantuan Konsumtif: Rp61,5 juta - Bantuan Infak/Sedekah Kemanusiaan: Rp517,9 juta - Bantuan Produktif: Rp440 juta - Bantuan Pihak Ketiga: Rp787 juta BAZNAS Kota Bima, di bawah kepemimpinan H. A. Latif M. Saleh, S.Pdi, mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan sosial. Dengan zakat, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan berdaya.
BERITA10/12/2025 | Rangga Iskandar Julkarnain
Pendistribusian MAHYANI, Z-KUP Baznas NTB kerja sama Baznas kota Bima
Pendistribusian MAHYANI, Z-KUP Baznas NTB kerja sama Baznas kota Bima
Baznas kota Bima 3 Desember 2025 menyerahkan Rumah layak Huni dan Z-KUP bantuan dari Baznas NTB Kerja sama dengan Baznas kota Bima dan langsung dihadiri oleh Walikota Bima H. Arahaman. H. Abidin Rumah layak huni yang sering di sebut MAHYANI pada tahun ini sebanyak 20 unit yang 10 unit berada pada kelurahan Santi dan kelurahan Sadia 10 unit Sedangkan Z-KUP bantuan produktif dalam bentuk grobak di berikan kepada pedang samping Hotel komodo, Jln. Gatot Subroto dan depan SMPN 1 kota Bima yang semuanya berjumlah 20 unit Waka II ust Sudirman H. Mauka mengatakan dua program ini program tahunan dan rutin Yang distribusikan oleh Baznas Provinsi NTB yang bertujuan untuk memberdayakan Mustahik Dan ini sejalan dengan tujuan besar Baznas kota Bima yang ingin merubah Mustahik menjadi Muzaki Dia program ini merupakan program yang selalu menjadi perhatian publik gimana tidak Pembangunan Rumah Layak Huni bukan hanya sekedar pembangunan melainkan pembangunan dari Pondasi sampai tuntas begitupun juga dengn Z-KUP bukan hanya sekedar Grobak untuk jualan melainkan Modal usahapun diberikan Ketua Baznas kota Bima H. A. Latif, S. Pd. I mengatakan mudah-mudahan jumlah unit pada dua bantuan ini Tahun depan bisa bertambah dan penerima manfaat bisa Amanah Baznas kota Bima bersama Baznas Provinsi NTB terus berkomitmen untuk mengelola dana Zakat, Infak dan Sedekah Secara profesional dan akuntabel dan berharap delapan asnaf yang berhak menerima Zakat dapat disalurkan sesuai regulasi
BERITA09/12/2025 | Rangga Iskandar. J.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bima.

Lihat Daftar Rekening →