Berita Terkini
BAZNAS Kota Bima Ajak BUMN dan Perbankan Bersinergi Perkuat Gerakan Infak dan Sedekah demi Kesehatan, Pendidikan, dan Kaum Dhuafa
BAZNAS Kota Bima Ajak BUMN dan Perbankan Bersinergi Perkuat Gerakan Infak dan Sedekah demi Kesehatan, Pendidikan, dan Kaum Dhuafa
Kota Bima,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus mengintensifkan Gerakan Infak dan Sedekah sebagai upaya membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Untuk memperluas manfaat gerakan tersebut, BAZNAS Kota Bima mengajak berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan lembaga perbankan, di antaranya Bank NTB Syariah, BNI, BRI, dan BSI Gajah Mada, untuk bersinergi dalam menghimpun serta menyalurkan infak dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima.
Ketua BAZNAS Kota Bima, H. A. Latif, S.Pd.I., melalui Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Bima, Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa dukungan dari sektor perbankan dan BUMN memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan program-program sosial BAZNAS.
Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memperkuat penghimpunan dana umat sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.
"Gerakan Infak dan Sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Kami mengajak seluruh mitra BUMN dan perbankan untuk bersama-sama mengambil bagian dalam gerakan mulia ini demi membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Rangga menjelaskan, dana infak dan sedekah yang dihimpun akan disalurkan melalui berbagai program kemanusiaan, seperti bantuan biaya pengobatan bagi masyarakat kurang mampu, bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga prasejahtera, santunan kepada kaum dhuafa, hingga program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik.
Ia menambahkan, sinergi antara BAZNAS, pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan sektor perbankan diyakini menjadi langkah efektif dalam mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Bima.
Selain fokus pada penghimpunan dana, BAZNAS Kota Bima juga menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan setiap infak dan sedekah yang diterima. Seluruh dana akan dikelola secara profesional, amanah, dan disalurkan tepat sasaran sesuai ketentuan syariat Islam serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui Gerakan Infak dan Sedekah, BAZNAS Kota Bima berharap semakin banyak masyarakat, instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, maupun lembaga keuangan yang ikut berpartisipasi dalam menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial.
Di tempat terpisah, seorang pemuda Kota Bima menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah BAZNAS Kota Bima dalam menggerakkan budaya infak dan sedekah di tengah masyarakat.
Menurutnya, gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata yang patut didukung oleh seluruh elemen masyarakat karena manfaatnya langsung dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
"Saya mendukung penuh Gerakan Infak dan Sedekah yang diinisiasi BAZNAS Kota Bima. Ini adalah gerakan yang sangat positif karena menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan membantu kaum dhuafa. Semoga semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," ujarnya.
Gerakan Infak dan Sedekah yang terus digelorakan BAZNAS Kota Bima diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan kepedulian, serta menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, menuju Kota Bima yang lebih sejahtera, peduli, dan berkeadilan. (Red)
23/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain
Kapolres Bima Kota dan BAZNAS Perkuat Sinergi, Dorong Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Baznas kota Bima, – Komitmen memperkuat sinergi dalam bidang kemanusiaan dan pemberdayaan umat terus dibangun. Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M. menerima kunjungan silaturahmi Ketua BAZNAS Kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I. bersama jajaran di Ruang Kerja Kapolres Bima Kota, Rabu (9/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Polres Bima Kota dan BAZNAS Kota Bima.
Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta upaya mengoptimalkan pengumpulan dan pendayagunaan dana umat secara transparan, amanah, dan tepat sasaran guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.
Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto Banu Kristanto, menyambut baik inisiatif BAZNAS Kota Bima dalam membangun kolaborasi dengan institusi kepolisian. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan kondusif.
"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Bima. Sinergi antara kepolisian dan lembaga zakat sangat penting agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial," ujar Kapolres.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I. melalui Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Bima, Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan Kapolres Bima Kota beserta jajaran.
Menurutnya, dukungan dari institusi kepolisian akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat maupun menyalurkan infak dan sedekah melalui BAZNAS.
"Kehadiran dan dukungan dari Polres Bima Kota menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus terjalin sehingga bersama-sama dapat mewujudkan masyarakat Kota Bima yang mandiri, sejahtera, dan memiliki semangat berbagi," ungkap Rangga.
Pada kesempatan yang sama, Ustaz Mahfud, S.Pd.I., MM.Inov. menyampaikan bahwa Polres Bima Kota selama ini secara konsisten menyalurkan zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Bima.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan, terutama dalam optimalisasi penghimpunan dana infak dan sedekah di lingkungan Polres Bima Kota mulai tahun ini.
"Alhamdulillah, dari tahun ke tahun Polres Bima Kota selalu mempercayakan penyaluran zakat fitrah melalui BAZNAS Kota Bima. Mudah-mudahan tahun ini juga dapat dimulai optimalisasi pengumpulan dana infak dan sedekah sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," ujarnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dan menyusun berbagai program kolaboratif yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan umat, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di Kota Bima.
Sinergi antara Polres Bima Kota dan BAZNAS Kota Bima diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih optimal sekaligus mendorong budaya berbagi demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. (Red)
12/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain dan agus
Jumat Berkah BAZNAS Kota Bima dan Bank Dinar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Ajak Masyarakat Perkuat Zakat, Infak, dan Sedekah
Kota Bima, TM – Program Jumat Berkah yang digelar BAZNAS Kota Bima bekerja sama dengan Bank Dinar kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baiturrahman Kodo 1, Jumat, dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Rumah Sehat BAZNAS Kota Bima.
Puluhan warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma yang disediakan sebagai bagian dari program sosial BAZNAS dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bima Bidang Pengumpulan, Ust. Mahfud, S.Pd.I., M.K. Inov, yang juga bertindak sebagai khatib Salat Jumat di Masjid Baiturrahman Kodo 1, mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ia menegaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan riil, termasuk pelayanan kesehatan.
Kepala Bank Dinar, Nurcani, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mendukung pendistribusian layanan skrining kesehatan gratis kepada masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS Kota Bima, Bank Dinar, dan Rumah Sehat BAZNAS menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan pelayanan sosial yang bermanfaat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bima, H. A. Latif, S.Pd.i, melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, mengatakan bahwa program Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memastikan manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi solusi dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan kemanusiaan. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan manfaatnya semakin luas," ujarnya.
Ia berharap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Dinar, terus diperkuat sehingga semakin banyak program kemaslahatan yang dapat diwujudkan untuk masyarakat Kota Bima.
Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, BAZNAS Kota Bima kembali menegaskan bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu menghadirkan manfaat nyata dan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Red)
04/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain dan agus
Berita Pendistribusian

Baznas kota Bima perkuat pelaku usaha UMKM
BAZNAS Kota Bima Salurkan Bantuan Produktif untuk 135 Penerima, Diperkuat Koperasi Syariah “Amanah Sejahtera kemitraan”
Kota Bima,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus memperkuat peran dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendistribusian bantuan produktif kepada 135 penerima manfaat, yang terdiri dari program Z-RUP, Z-KIOS, dan UMKM Binaan.
Ketua Baznas kota Bima, Baznas kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
“Pendistribusian ini menyasar 30 penerima Z-RUP, 58 penerima Z-KIOS, dan 47 pelaku UMKM binaan. Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu mengelola usaha secara produktif dan berkesinambungan,” ujarnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bima, Ust. Sudirman H. Makka, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan.
“Pendistribusian ini menyasar 30 penerima Z-RUP, 58 penerima Z-KIOS, dan 47 pelaku UMKM binaan. Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu mengelola usaha secara produktif dan berkesinambungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ust. Sudirman mengungkapkan bahwa tahun ini BAZNAS Kota Bima juga menghadirkan inovasi baru berupa pembentukan koperasi syariah “Amanah Sejahtera kemitraan”. Seluruh penerima bantuan produktif secara otomatis menjadi anggota koperasi tersebut.
“Koperasi ini kami hadirkan sebagai solusi jangka panjang. Tujuannya untuk membantu pelaku UMKM dalam mendapatkan tambahan modal berbasis syariah sekaligus memutus praktik rentenir yang selama ini memberatkan masyarakat kecil,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad, MA, memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan BAZNAS Kota Bima dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi sudah mengarah pada penguatan ekonomi produktif yang berkelanjutan.
“Apa yang dilakukan BAZNAS Kota Bima ini patut menjadi contoh. Dengan mengintegrasikan bantuan produktif dan koperasi syariah, maka ekosistem ekonomi umat bisa dibangun secara lebih kuat dan mandiri,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, yang menilai program tersebut sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Program ini sangat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha secara mandiri. Kehadiran koperasi syariah juga menjadi langkah tepat untuk memberikan akses permodalan yang sehat dan bebas dari praktik rentenir,” ujarnya.
Ia juga berharap agar program ini terus diperluas dan disertai dengan pendampingan berkelanjutan, sehingga para penerima manfaat benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan dan naik kelas secara ekonomi.
Dengan langkah ini, BAZNAS Kota Bima diharapkan mampu menciptakan transformasi nyata dari mustahik menjadi muzaki, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai syariah.(Red)
03/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain

Baznas Provinsi NTB dan Baznas kota Bima bangun 20 unit Rumah layak huni 2025
BAZNAS NTB kerja sama BAZNAS KOTA BIMA Salurkan Bantuan RUMAH LAYAK HUNI 20 UNIT
Kota Bima,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus memperkuat peran dalam pembangunan Rumah Layak Huni pada kelurahan Santi dan Sadia kota Bima.
Ketua Baznas kota Bima, Baznas kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kesejahteraan Mustahik untuk mendapatkan kelayakan hunian untuk keberlanjutan hidup yang lebih layak dan nyaman.
“Pendistribusian ini menyasar dua kelurahan yaitu kelurahan Sadia dan kelurahan Santi penerima ,” ujarnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bima, Ust. Sudirman H. Makka, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret kelayakan hunian bagi para Mustahik.
03/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain

Bantuan kesehatan se-kelurahan kota Bima
BAZNAS KOTA BIMA Salurkan Bantuan kesehatan untuk masyarakat Fakir dan Miskin
Kota Bima,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus memperkuat peran dalam pendistribusian bantuan kesehatan pada kelurahan se-kota Bima.
Ketua Baznas kota Bima, Baznas kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam bidang kesehatan teruntuk Mustahik yang berstatus fakir Miskin
“Pendistribusian ini menyasar kelurahan se-kota Bima,” ujarnya.
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bima, Ust. Sudirman H. Makka, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret memanfaatkan dana Zakat, Infak dan sedekah dalam bidang kesehatan Mustahik.
03/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain
Artikel Terbaru
Zakat Dari Dulu sampai sekarang akan tetap populer
ZAKAT AKAN TERUS POPULER DARI DULU SAMPAI SEKARANG
oleh : Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd ( Kepala Pelaksana Baznas kota Bima )
Zakat merupakan bagian harta tertentu dan ibadah wajib yang di tunaikan apabila memenuhi syarat sesuai syariat islam dan akan di berikan kepada berhak yang menerima sesuai syariat dan undang-undang.
Zakat merupakan cara Allah SWT mengajarkan untuk mengasihi antara sesama dan mengajarkan kepada kita sebagai hambanya untuk memiliki rasa dalam menjalani kehidupan.
Kata Zakat Allah SWT populerkan melalui kitab sucinya dengan menyebut kata Zakat 32 kali dan kata AZ-Zakat sebanyak 28 kali kemudian Allah SWT menyandingkan kata Zakat dan Sholat sebanyak 26 kali.
Populernya Zakat tidak sampai di situ saja melainkan pada hari ini Zakat terus memberikan kontribusi nyata bagi yang membutuhkan sesuai ketentuan yang berhak menerima Zakat.
Pengelolaan Zakat melalui Baznas semakin baik dan memberikan kontribusi nyata merupakan salah satu cara kalau Zakat ini akan tetap populer sampai kapanpun
Berapa banyak para Mustahik di ringinkan bebannya dari dana Zakat akan terus mengatakan terima kasih kepada seluruh Muzaki.
Zakat akan memberikan rasa dan kenangan tersendiri untuk para Mustahik yang mereka di ringankan kehidupannya dari dana Zakat.
Dana Zakat akan terus memberikan kontribusi nyata dan Rasa.Dan ini cara Allah SWT akan terus menjaga kepopuleran Zakat dari dulu sampai sekarang
Mari terus kita populerkan Zakat melalui program-program unggul dari Baznas pusat sampai daerah
01/03/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain
ZAKAT PROFESI ASN MEMBERIKAN HARAPAN
ZAKAT PROFESI ASN MEMBERI HARAPAN
oleh : Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd ( Kepala Pelaksana Baznas kota Bima)
Baznas kota Bima yang semakin hari semakin memberikan kontribusi baik untuk masyarakat kota Bima yang kurang mampu makin di akui kinerjanya.
Zakat Profesi ASN se-kota Bima merupakan nafas terpenting untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu.
Dari Zakat Profesi ASN se-kota Bima, Baznas kota Bima melalui programnya kota Bima BISA sehat, kota Bima BISA produktif, Kota Bima BISA Pintar dan kota Bima BISA PEDULI.
Kota Bima BISA SEHAT merupakan bantuan kesehatan yang diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu yang mengalami kekurangan biaya oprasional untuk berobat di luar daerah.
Kota Bima BISA SEHAT merupakan bantuan yang membiayai KLINIK RUMAH SEHAT BAZNAS KOTA BIMA yang seluruh pelayanannya GRATIS untuk Fakir/Miskin dan delapan Asnaf yang berhak menerima Zakat,Infak dan Sedekah.
Kota Bima BISA Produktif merupakan bantuan kepada UMKM yang ada di kota Bima yang mengalami kekurangan modal usaha .
Kota Bima BISA PINTAR merupakan bantuan yang ditujukan kepada anak-anak berprestasi yang mengalami kekurangan biaya oprasional untuk melanjutkan pendidikan
Kota Bima BISA peduli merupakan bantuan yang ditujukan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana alam.
Semua program yang disebut diatas sumber bantuan berasal dari zakat Profesi ASN se-kota Bima dan Infak dan Sedekah dari masyarakat kota Bima dan di peruntukkan untuk masyarakat Fakir/Miskin dan delapan golongan yang berhak menerima Zakat,Infak dan Sedekah.
Terima kasih ASN se-kota Bima yang sudah bersama-sama Baznas kota Bima untuk mengurangi beban saudara-saudara kita yang kurang mampu.
25/01/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain
Berkah zakat tidak ada Matematika
BERKAH ZAKAT TIDAK ADA MATEMATIKA
Oleh: Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd ( Kepala Pelaksana Baznas kota Bima )
Zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Dinamakan zakat, karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan (Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq: 5)
Makna "Tumbuh" dari zakat ini merupakan sebab akibat dari prilaku, dengan artian siapa-siapa yang mengeluarkan Zakat di pastikan hartanya akan tumbuh dan berkembang .
Berkah mengeluarkan Zakatpun memiliki dampak langsung pada kehidupan yang penuh keberkahan dan keberkahan tersebut dipastikan tidak memiliki nilai matematika.
Keyakinan membayar Zakat merupakan keyakinan ketaqwaan seorang hamba kepada Rabbnya yang telah memberikan rezeki dan ada hak hamba lain pada rezeki tersebut.
Mengeluarkan zakat merupakan ritual ibadah yang meyakininya ketika kita keluarkan, Allah SWT melihatnya dan kalaupun tidak terlihat yakinlah seakan-akan Allah SWT melihatnya.
Zakat itu harus dengan hati karena keyakinan yang tulus dan ikhlas tidak akan memiskinkan materi kita pada kehidupan duniawi.
Zakat itu baik, baik disalurkan pada lembaga legal pemerintah seperti Baznas yang dimana membayar zakat pada lembaga pemerintah merupakan salah satu bentuk ketaatan kita kepada pemerintah yang jelas-jelas di atur oleh agama.
Zakat itu baik untuk menguatkan kembali saudara-saudara kita yang kurang beruntung.
MARI ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DI BAZNAS KOTA BIMA
24/01/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain















