WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Kota Bima Kembali Raih Opini WTP 2025, Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan
BAZNAS Kota Bima Kembali Raih Opini WTP 2025, Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan
Kota Bima, TM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit laporan keuangan tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Keberhasilan ini diperoleh setelah laporan keuangan BAZNAS Kota Bima diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Khairunnas, yang memiliki izin resmi dengan nomor 1285/KM.1/2016. Predikat WTP merupakan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan, yang menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua aspek material, sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Ketua BAZNAS Kota Bima, H. A. Latif, S.Pd.I, melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari para muzaki, mitra kerja, hingga masyarakat penerima manfaat (mustahik). “Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja bersama dan bentuk kepercayaan publik kepada BAZNAS. Kami akan terus menjaga amanah ini dengan meningkatkan profesionalisme dan transparansi,” ujarnya. BAZNAS Kota Bima juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program zakat, infak, dan sedekah. Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dana umat, memperluas jangkauan distribusi, serta menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan raihan opini WTP ini, BAZNAS Kota Bima semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga terpercaya dalam pengelolaan zakat di daerah, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. (Red)
23/06/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain dan agus
BNI Cabang Bima Siap Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS Bersama BAZNAS Kota Bima
BNI Cabang Bima Siap Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS Bersama BAZNAS Kota Bima
KOTA BIMA-Komitmen memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Bima terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Bima yang menyatakan kesiapannya bersinergi dengan BAZNAS Kota Bima dalam membumikan budaya berzakat di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan perbankan dan dunia usaha. Ketua BAZNAS Kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I, melalui Kepala Pelaksana Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan bahwa sinergi dengan lembaga perbankan merupakan langkah strategis untuk memperluas penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah yang nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. BAZNAS Kota Bima terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, hingga komunitas masyarakat agar pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan berdampak luas. “BNI merupakan salah satu mitra strategis yang memiliki jaringan luas dan sumber daya yang kuat. Dukungan dari BNI tentu menjadi energi baru bagi BAZNAS untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi,” ujarnya. Ia menjelaskan, zakat bukan hanya ibadah yang berdimensi spiritual, tetapi juga instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan sosial, serta membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kota Bima selama ini telah disalurkan melalui berbagai program, terutama di bidang ekonomi. “Kami berharap semakin banyak pihak yang bergabung bersama BAZNAS sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Kepercayaan publik menjadi modal utama yang terus kami jaga melalui tata kelola yang akuntabel dan transparan,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bima, Ustaz Mahfud, S.Pd.I., MM. Inov, menilai sinergi dengan sektor perbankan merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem zakat yang modern dan berkelanjutan. Menurutnya, potensi zakat di Kota Bima masih sangat besar dan perlu dioptimalkan melalui kerja sama lintas sektor. “Gerakan membumikan zakat bukan hanya menjadi tugas BAZNAS, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ketika semakin banyak lembaga yang berpartisipasi, maka semakin besar pula manfaat yang akan diterima oleh para mustahik,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi dengan BNI dapat menjadi contoh bagi lembaga keuangan maupun perusahaan lainnya untuk bersama-sama menguatkan gerakan zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat. Di sisi lain, Pimpinan BNI Cabang Bima, Sandra Meilita Kinanggi, menyatakan kesiapan pihaknya mendukung program-program BAZNAS Kota Bima. Menurut Sandra, BNI tidak hanya berorientasi pada pelayanan perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan program zakat, infak, dan sedekah. “Kami menyambut baik sinergi ini. BNI siap mendukung upaya BAZNAS Kota Bima dalam membumikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari komitmen kami terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan,” ungkapnya. Ia mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pegawai dalam menyalurkan zakat dan infaknya melalui lembaga yang resmi, terpercaya, dan memiliki sistem pengelolaan yang profesional. “Semoga kolaborasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS sehingga manfaatnya semakin besar bagi warga Kota Bima yang membutuhkan. Kami siap menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini,” tutup Sandra.
19/06/2026 | Dayat dan Rangga Iskandar Julkarnain
BAZNAS Kota Bima Salurkan Bantuan Produktif untuk 135 Penerima, Diperkuat Koperasi Syariah “Amanah Sejahtera kemitraan”
BAZNAS Kota Bima Salurkan Bantuan Produktif untuk 135 Penerima, Diperkuat Koperasi Syariah “Amanah Sejahtera kemitraan”
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus memperkuat peran dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendistribusian bantuan produktif kepada 135 penerima manfaat, yang terdiri dari program Z-RUP, Z-KIOS, dan UMKM Binaan. Ketua Baznas kota Bima, Baznas kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan. “Pendistribusian ini menyasar 30 penerima Z-RUP, 58 penerima Z-KIOS, dan 47 pelaku UMKM binaan. Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu mengelola usaha secara produktif dan berkesinambungan,” ujarnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bima, Ust. Sudirman H. Makka, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan. “Pendistribusian ini menyasar 30 penerima Z-RUP, 58 penerima Z-KIOS, dan 47 pelaku UMKM binaan. Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu mengelola usaha secara produktif dan berkesinambungan,” ujarnya. Lebih lanjut, Ust. Sudirman mengungkapkan bahwa tahun ini BAZNAS Kota Bima juga menghadirkan inovasi baru berupa pembentukan koperasi syariah “Amanah Sejahtera kemitraan”. Seluruh penerima bantuan produktif secara otomatis menjadi anggota koperasi tersebut. “Koperasi ini kami hadirkan sebagai solusi jangka panjang. Tujuannya untuk membantu pelaku UMKM dalam mendapatkan tambahan modal berbasis syariah sekaligus memutus praktik rentenir yang selama ini memberatkan masyarakat kecil,” tegasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad, MA, memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan BAZNAS Kota Bima dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi sudah mengarah pada penguatan ekonomi produktif yang berkelanjutan. “Apa yang dilakukan BAZNAS Kota Bima ini patut menjadi contoh. Dengan mengintegrasikan bantuan produktif dan koperasi syariah, maka ekosistem ekonomi umat bisa dibangun secara lebih kuat dan mandiri,” ungkapnya. Dukungan juga datang dari Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, yang menilai program tersebut sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. “Program ini sangat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha secara mandiri. Kehadiran koperasi syariah juga menjadi langkah tepat untuk memberikan akses permodalan yang sehat dan bebas dari praktik rentenir,” ujarnya. Ia juga berharap agar program ini terus diperluas dan disertai dengan pendampingan berkelanjutan, sehingga para penerima manfaat benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan dan naik kelas secara ekonomi. Dengan langkah ini, BAZNAS Kota Bima diharapkan mampu menciptakan transformasi nyata dari mustahik menjadi muzaki, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai syariah.(Red) Ini gambaran Berita yang akan dinaikan besok. Sudah semua, ada keterangan wali Kota Juga
15/06/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain dan Agus

Berita Pendistribusian

Baznas kota Bima perkuat pelaku usaha UMKM
Baznas kota Bima perkuat pelaku usaha UMKM
BAZNAS Kota Bima Salurkan Bantuan Produktif untuk 135 Penerima, Diperkuat Koperasi Syariah “Amanah Sejahtera kemitraan” Kota Bima,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus memperkuat peran dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendistribusian bantuan produktif kepada 135 penerima manfaat, yang terdiri dari program Z-RUP, Z-KIOS, dan UMKM Binaan. Ketua Baznas kota Bima, Baznas kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan. “Pendistribusian ini menyasar 30 penerima Z-RUP, 58 penerima Z-KIOS, dan 47 pelaku UMKM binaan. Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu mengelola usaha secara produktif dan berkesinambungan,” ujarnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bima, Ust. Sudirman H. Makka, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkelanjutan. “Pendistribusian ini menyasar 30 penerima Z-RUP, 58 penerima Z-KIOS, dan 47 pelaku UMKM binaan. Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong mereka agar mampu mengelola usaha secara produktif dan berkesinambungan,” ujarnya. Lebih lanjut, Ust. Sudirman mengungkapkan bahwa tahun ini BAZNAS Kota Bima juga menghadirkan inovasi baru berupa pembentukan koperasi syariah “Amanah Sejahtera kemitraan”. Seluruh penerima bantuan produktif secara otomatis menjadi anggota koperasi tersebut. “Koperasi ini kami hadirkan sebagai solusi jangka panjang. Tujuannya untuk membantu pelaku UMKM dalam mendapatkan tambahan modal berbasis syariah sekaligus memutus praktik rentenir yang selama ini memberatkan masyarakat kecil,” tegasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal Murad, MA, memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan BAZNAS Kota Bima dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi sudah mengarah pada penguatan ekonomi produktif yang berkelanjutan. “Apa yang dilakukan BAZNAS Kota Bima ini patut menjadi contoh. Dengan mengintegrasikan bantuan produktif dan koperasi syariah, maka ekosistem ekonomi umat bisa dibangun secara lebih kuat dan mandiri,” ungkapnya. Dukungan juga datang dari Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, yang menilai program tersebut sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi kunci dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. “Program ini sangat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha secara mandiri. Kehadiran koperasi syariah juga menjadi langkah tepat untuk memberikan akses permodalan yang sehat dan bebas dari praktik rentenir,” ujarnya. Ia juga berharap agar program ini terus diperluas dan disertai dengan pendampingan berkelanjutan, sehingga para penerima manfaat benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan dan naik kelas secara ekonomi. Dengan langkah ini, BAZNAS Kota Bima diharapkan mampu menciptakan transformasi nyata dari mustahik menjadi muzaki, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai syariah.(Red)
03/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain
Baznas Provinsi NTB dan Baznas kota Bima bangun 20 unit Rumah layak huni 2025
Baznas Provinsi NTB dan Baznas kota Bima bangun 20 unit Rumah layak huni 2025
BAZNAS NTB kerja sama BAZNAS KOTA BIMA Salurkan Bantuan RUMAH LAYAK HUNI 20 UNIT Kota Bima,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus memperkuat peran dalam pembangunan Rumah Layak Huni pada kelurahan Santi dan Sadia kota Bima. Ketua Baznas kota Bima, Baznas kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam mendorong kesejahteraan Mustahik untuk mendapatkan kelayakan hunian untuk keberlanjutan hidup yang lebih layak dan nyaman. “Pendistribusian ini menyasar dua kelurahan yaitu kelurahan Sadia dan kelurahan Santi penerima ,” ujarnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bima, Ust. Sudirman H. Makka, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret kelayakan hunian bagi para Mustahik.
03/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain
Bantuan kesehatan se-kelurahan kota Bima
Bantuan kesehatan se-kelurahan kota Bima
BAZNAS KOTA BIMA Salurkan Bantuan kesehatan untuk masyarakat Fakir dan Miskin Kota Bima,– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima terus memperkuat peran dalam pendistribusian bantuan kesehatan pada kelurahan se-kota Bima. Ketua Baznas kota Bima, Baznas kota Bima H. A. Latif, S.Pd.I melalui kepala pelaksana Baznas kota Bima Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I,M.Pd, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret BAZNAS dalam bidang kesehatan teruntuk Mustahik yang berstatus fakir Miskin “Pendistribusian ini menyasar kelurahan se-kota Bima,” ujarnya. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bima, Ust. Sudirman H. Makka, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya konkret memanfaatkan dana Zakat, Infak dan sedekah dalam bidang kesehatan Mustahik.
03/07/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain

Artikel Terbaru

ZAKAT PROFESI ASN MEMBERIKAN HARAPAN
ZAKAT PROFESI ASN MEMBERIKAN HARAPAN
ZAKAT PROFESI ASN MEMBERI HARAPAN oleh : Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd ( Kepala Pelaksana Baznas kota Bima) Baznas kota Bima yang semakin hari semakin memberikan kontribusi baik untuk masyarakat kota Bima yang kurang mampu makin di akui kinerjanya. Zakat Profesi ASN se-kota Bima merupakan nafas terpenting untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Dari Zakat Profesi ASN se-kota Bima, Baznas kota Bima melalui programnya kota Bima BISA sehat, kota Bima BISA produktif, Kota Bima BISA Pintar dan kota Bima BISA PEDULI. Kota Bima BISA SEHAT merupakan bantuan kesehatan yang diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu yang mengalami kekurangan biaya oprasional untuk berobat di luar daerah. Kota Bima BISA SEHAT merupakan bantuan yang membiayai KLINIK RUMAH SEHAT BAZNAS KOTA BIMA yang seluruh pelayanannya GRATIS untuk Fakir/Miskin dan delapan Asnaf yang berhak menerima Zakat,Infak dan Sedekah. Kota Bima BISA Produktif merupakan bantuan kepada UMKM yang ada di kota Bima yang mengalami kekurangan modal usaha . Kota Bima BISA PINTAR merupakan bantuan yang ditujukan kepada anak-anak berprestasi yang mengalami kekurangan biaya oprasional untuk melanjutkan pendidikan Kota Bima BISA peduli merupakan bantuan yang ditujukan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana alam. Semua program yang disebut diatas sumber bantuan berasal dari zakat Profesi ASN se-kota Bima dan Infak dan Sedekah dari masyarakat kota Bima dan di peruntukkan untuk masyarakat Fakir/Miskin dan delapan golongan yang berhak menerima Zakat,Infak dan Sedekah. Terima kasih ASN se-kota Bima yang sudah bersama-sama Baznas kota Bima untuk mengurangi beban saudara-saudara kita yang kurang mampu.
25/01/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain
Berkah zakat tidak ada Matematika
Berkah zakat tidak ada Matematika
BERKAH ZAKAT TIDAK ADA MATEMATIKA Oleh: Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd ( Kepala Pelaksana Baznas kota Bima ) Zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Dinamakan zakat, karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan (Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq: 5) Makna "Tumbuh" dari zakat ini merupakan sebab akibat dari prilaku, dengan artian siapa-siapa yang mengeluarkan Zakat di pastikan hartanya akan tumbuh dan berkembang . Berkah mengeluarkan Zakatpun memiliki dampak langsung pada kehidupan yang penuh keberkahan dan keberkahan tersebut dipastikan tidak memiliki nilai matematika. Keyakinan membayar Zakat merupakan keyakinan ketaqwaan seorang hamba kepada Rabbnya yang telah memberikan rezeki dan ada hak hamba lain pada rezeki tersebut. Mengeluarkan zakat merupakan ritual ibadah yang meyakininya ketika kita keluarkan, Allah SWT melihatnya dan kalaupun tidak terlihat yakinlah seakan-akan Allah SWT melihatnya. Zakat itu harus dengan hati karena keyakinan yang tulus dan ikhlas tidak akan memiskinkan materi kita pada kehidupan duniawi. Zakat itu baik, baik disalurkan pada lembaga legal pemerintah seperti Baznas yang dimana membayar zakat pada lembaga pemerintah merupakan salah satu bentuk ketaatan kita kepada pemerintah yang jelas-jelas di atur oleh agama. Zakat itu baik untuk menguatkan kembali saudara-saudara kita yang kurang beruntung. MARI ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DI BAZNAS KOTA BIMA
24/01/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain
Pengumpulan penting menentukan arah pendistribusian
Pengumpulan penting menentukan arah pendistribusian
Pengumpulan Penting Menentukan Arah Pendistribusian Penerima Manfaat ( Mustahik) oleh : Rangga Iskandar Julkarnain, S.Pd.I, M.Pd ( Kepala Pelaksana Baznas kota Bima) Baznas kota Bima merupakan lembaga pemerintah non struktural yang sampai hari ini satu-satunya lembaga yang legal yang berhak mengumpulkan, mendistribusikan dan melaporkan dana Zakat, Infak dan Sedekah yang berada wilayah kota Bima. Baznas kota Bima yang sampai hari ini terus konsisten memberikan program-program yang pro kepada delapan asnaf yang berhak menerima Zakat, Infak dan Sedekah berharap setiap dari kita adalah bagian dari pengumpulan. Pengumpulan merupakan bagian yang sangat penting di Baznas, bagaimana tidak semakin banyak pengumpulan maka semakin banyak pendistribusian yang akan didistribusikan bagian pendistribusian. Kolaborasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengumpulan yang dimana Baznas berharap agar seluruh lapisan masyarakat baik dari organisasi pemuda, organisasi keagamaan dan organisasi wanita terus bekerja sama untuk memberikan edukasi tentang Zakat, Infak dan Sedekah di Baznas kota Bima. Baznas kota Bima sampai hari ini masih menunggu kerja sama kita sebagai masyarakat kota Bima untuk menyatukan pikiran kalau bayar Zakat, Infak dan Sedekah di Baznas kota Bima. Membayar Zakat, Infak dan Sedekah di Baznas kota Bima merupakan awal dari niat bersama kita untuk kembali memberikan perhatian kita kepada saudara-saudara kita yang kurang beruntung menghadapi dinamika kehidupan. Membayar Zakat, Infak dan Sedekah di Baznas kota Bima juga memberikan kesempatan para Mustahik yang memilih kemampuan untuk menjadi lebih Produktif lagi untuk pengembangan usahanya melalui program-program Baznas yang bersifat bantuan Produktif MARI ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH DI BAZNAS KOTA BIMA
03/01/2026 | Rangga Iskandar Julkarnain